
Dua biji tanaman tergeletak bersisian dalam tanah musim semi yang subur.
Biji pertama berkata, “Aku ingin tumbuh! Aku ingin menghujamkan akar-akarku dalam-dalam ke tanah di bawahku, dan memasukan kecambah-kecambahku untuk menembus lapisan tanah di atasku. Aku ingin menebarkan kuncup-kuncupku yang lembut laksana panji-panji yang mengumumkan datangnya musim semi……. Aku ingin menikmati kehangatan mentari di wajahku serta berkah embun fajar di atas kuntum-kuntum bungaku!”
Dan ia pun tumbuh.
Biji kedua berkata, “Aku takut, kalau aku mengarahan akar-akarku ke tanah ke bawah
Dan iapun menunggu.
Seekor babon yang mengais-ngais mencari makanan di atas permukaan tanah musim semi akhirnya menemukan biji yang tengah menunggu itu, dan secepat kilat menelannya.
Mereka yang menolak untuk menempuh resiko dan berkembang akan ditelan oleh kehidupan

No comments:
Post a Comment